Categories
Produk Pilihan

Spion Motor Variasi Berkualitas yang Tak Boleh Diabaikan

Spion motor merupakan salah satu aksesoris yang memiliki fungsi besar dan krusial untuk menjaga kamu tetap aman ketika berkendara. Bagaimana tidak, dengan adanya cermin mungil di stang motormu ini kamu jadi bisa selalu waspada dengan kondisi di sekitarmu, kamu tahu kapan harus mendahului, kapan harus menepi dan juga kapan harus memacu kendaraan lebih cepat karena berbagai alasan. Itulah sebabnya meskipun tidak langsung berhubungan dengan kemampuan motor melaju di jalanan, keberadaan spion tak boleh diabaikan.

Pertanyaannya adalah apakah spion yang kamu miliki sudah cukup bagus, aman dan dapat membantu kamu di jalan? Ketahui bahwa kaca spion yang berkualitas dan layak digunakan memiliki beberapa ciri-ciri atau karakteristik yang perlu kamu perhatikan terutama jika kamu ingin mengubah spion bawaan motor dengan versi variasi. Berikut ini adalah beberapa karakteristiknya:

  1. Memiliki Cermin Cembung

Jika dilihat sekilas, spion nampaknya memiliki permukaan yang datar seperti cermin pada umumnya. Jangan salah paham. Meskipun saat ini memang ada spion yang menggunakan cermin datar namun jika kamu ingin mendapatkan produk terbaik yang berfungsi dengan sempurna di jalan, kamu sebaiknya memilih spion dengan cermin cembung.

Bukan untuk gaya, penggunaan cermin cembung ini memberikan jangkauan pandang yang lebih baik di jalan karena bisa menjangkau area yang lebih luas.Kamu jadi benar-benar tahu kondisi di belakangmu tanpa harus menoleh yang malah berbahaya bagi keselamatan. Selain itu, yang kamu butuhkan dari spion bukanlah tampilan detail dari objek yang ada di sekitarmu namun justru lebih pada apa saja yang ada di sana sehingga jangkauan cermin cembung ini sangat membantu.

  1. Menggunakan Bahan Bingkai yang Kuat

Bersikap hati-hati di jalan adalah sebuah keharusan saat berkendara. Namun, pernahkah kamu mengalami kejadian dimana spion terbentur atau malah tertabrak kendaraan ataupun benda keras yang membuatnya rusak? Bayangkan saja jika pada saat itu spionmu pecah karena frame atau bingkai yang ringkih.

Pasti kaget sekali. Itulah pentingnya memiliki spion dengan bingkai yang terbuat dari material yang kokoh. Meskipun mungkin kamu tak suka dengan bingkai variasi dengan warna atau bentuk unik, kamu harus tau bahwa kekuatan bingkai ini menentukan keamanan kaca spion sendiri karena tidak ada yang pernah tahu hal apa yang akan terjadi di jalan.

  1. Memiliki Tangkai Medium

Terutama jika kamu suka memodifikasi kendaraan, kamu akan menyadari bahwa di luar sana spion variasi memberikan kamu berbagai pilihan bahkan dalam hal ukuran tangkai. Namun, jangan dikira semakin panjang tangkai spion akan semakin baik atau sebaliknya. Jika tangkai spion terlalu panjang tentu akan mengganggu kenyamanan tanganmu memegang setir dan bahkan mengganggu pengguna jalan lain karena menerobos batas kendaraan.

Namun jika terlalu pendek, jangkauan pandang ke belakang juga mengecil yang berarti fungsi spion itu sendiri tak bisa maksimal. Spion yang baik, aman dan berkualitas adalah yang memiliki tangkai dengan panjang medium sehingga berfungsi dengan baik dan tidak mengganggu orang lain.

  1. Sesuai dengan tipe motor

Semakin besar bodi motor yang kamu kendarai, semakin banyak tempat yang dibutuhkan selama berada di jalan yang berarti kamu juga harus semakin awas dengan kondisi di sekelilingmu. Itulah sebabnya spion seharusnya sesuai dengan tipe motor yang kamu gunakan. Spion yang baik dan aman memiliki ukuran yang proporsional dengan bodi motor. Jangan pernah mengganti spion dengan ukuran yang lebih kecil karena akan membahayakan kamu di jalan.

Mengganti spion motor standar dengan versi modifikasi tidaklah melanggar hukum selama sesuai dengan peraturan yang berlaku. Dan dengan memenuhi kriteria di atas, aksesoris ini bukan hanya sesuai dengan Undang-Undang namun juga membuat kamu nyaman di jalan.

Categories
Produk Pilihan

Mur Motor yang Bagus dan Aman Digunakan

Bagi orang awam yang tidak paham dengan otomotif mungkin akan menyangka bahwa motor hanya terdiri dari bagian besar seperti rangka, mesin dan segala aksesoris yang terlihat jelas oleh mata. Padahal motor terdiri dari begitu banyak bagian bahkan yang tak terlihat karena ukurannya yang kecil, misalnya saja mur motor. Meskipun kelihatan sepele dan tidak langsung berhubungan dengan kinerja kendaraan, namun mur memiliki fungsi yang sangat penting yakni untuk menyatukan bagian-bagian kendaraan.

Kamu bisa bayangkan jika suatu saat mur motor di satu titik vital kendaraan terlepas, bisa bahaya! Itulah sebabnya ketika kamu harus mengganti mur tua dengan yang baru atau menggantikan mur yang terlepas tadi ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi. Berikut ini beberapa poin yang bisa kamu jadikan acuan untuk memilih mur yang tak hanya bagus namun juga aman digunakan.

  1. Ulir yang Kuat

Meskipun tidak memahami urusan perbengkelan, kamu pasti bisa langsung mengenali yang disebut dengan mur karena komponen kecil ini memiliki ulir spiral yang mudah terlihat. Dan ulir ini bukan hanya pajangan karena justru menjadi kunci bagi fungsi utamanya yakni mengikat satu bagian dengan yang lain.

Jika ingin mendapatkan mur yang bagus, kriteria pertama yang harus dipenuhi adalah ulir atau drat yang kuat. Tidak mudah terkikis atau bahkan patah. Ulir yang kuat ini otomatis dapat mengikat dengan kencang sehingga kamu tak perlu khawatir mur akan jatuh dan membahayakan pengendara, dengan catatan sudah dipasang dengan sempurna.

  1. Tidak Mudah Berkarat

Komponen seperti mur, dari tampilannya saja sudah terlihat jika terbuat dari satu mineral tertentu dimana karat menjadi salah satu ancaman serius. Meskipun merupakan sebuah proses alami hasil dari oksidasi namun ketahuilah bahwa karat bisa membuat mur menjadi keropos, tidak bisa dilepas atau malah menularkan karat tersebut ke bagian lain. Itulah mengapa sangat penting bagi kamu untuk memenuhi kriteria kedua saat memilih mur yakni pilihlah bahan yang anti karat. Untuk itu kamu punya setidaknya 2 pilihan: aluminum dan duralumin.

  1. Kualitas Bahan yang Bagus

Berbicara soal kualitas tidak akan pernah lepas dari diskusi tentang bahan baku pembuatannya. Saat kamu memilih mur motor yang bagus dan aman, maka satu hal yang harus dipastikan adalah bahan pembuatnya. Secara umum ada 3 jenis bahan yang digunakan untuk mur, besi atau baja, alumunium dan duralium. Ketiga material ini memiliki karakteristiknya masing-masing. Besi dan baja memiliki kekuatan yang tak perlu diragukan namun mudah berkarat.

Sedangkan bahan aluminum memiliki bobot yang ringan namun tidak sekuat baja dengan ulir yang mudah aus pula. Duralumin memiliki bobot yang ringan seperti aluminum namun lebih kuat. Dari karakteristik ini kamu bisa mengambil kesimpulan sendiri kira-kira bahan mana yang paling sempurna untuk mur yang kamu inginkan.

  1. Mudah Dilepas Pasang

Kriteria terakhir yang patut dipertimbangkan adalah kemudahannya untuk dibongkar-pasang. Hal ini berkaitan dengan cetakan ulir dan juga bahan yang digunakan. Kamu tidak berharap motor kesayangan harus masuk ke bengkel dan melepas mur disana-sini karena ada masalah. Namun, terkadang hal ini tidak terhindarkan dan kemudahan dalam menggunakan mur akan menjadi satu hal yang sangat membantu.

Jangan pernah meremehkan bagian kecil dari kendaraan karena jika satu bagian bermasalah, maka kinerja motor juga akan terganggu. Penuhi empat kriteria di atas dan pastikan mur motor yang kamu gunakan baik serta aman. 

Categories
Produk Pilihan

Alarm Motor & Cara Mudah Pasangnya di Motor

Alarm motor saat ini menjadi salah satu sistem keamanan kendaraan yang banyak digemari. Hal tersebut sebenarnya bukan tanpa alasan karena sistem alarm dapat mencegah tindak pencurian kendaraan bermotor secara efektif. Dengan suara klakson yang meraung-raung, sirine ataupun lampu yang tak henti berkedip dapat meningkatkan kesadaran kamu dan juga orang di sekelilingmu akan adanya bahaya yang datang.

Alarm motor sendiri sekarang memiliki banyak model yang berbeda, salah satunya adalah yang langsung terintegrasi dengan gembok yang bisa kamu pasang di piringan cakram, rantai atau bahkan pagar rumah. Ada juga model remote yang membuat kamu bisa mengontrol nyala mesin motor dari jarak jauh yang tak hanya keren, namun juga super aman. Terlepas dari model mana yang kamu pilih nantinya, ada baiknya kamu mengetahui dulu secara umum cara mudah memasang sistem alarm kendaraan yang dapat menyelamatkan kamu dari tindak pencurian.

  1. Beli dan Pasang di Tempat

Cara paling mudah dan praktis untuk memasang alarm kendaraan bermotormu adalah dengan menyerahkan pada ahlinya, yaitu sang penjual. Biasanya, tempat yang menjual alarm motor ini juga membuka jasa pemasangan sebagai servis tambahan kepada pembelinya. Opsi ini tentu saja sangat pas terutama bagi kamu yang enggan berurusan dengan hal teknis dan listrik atau mungkin tak punya banyak waktu senggang untuk mengutak-atik sistem keamanan ini.

Meskipun mudah, cepat dan tidak ribet, ada satu hal yang perlu kamu waspadai yakni kesempurnaan pemasangan alarm itu sendiri. Bukannya tidak percaya dengan kemampuan sang teknisi hanya saja sebagai customer yang baik dan cerdas sudah semestinya kamu jeli, teliti dan kritis dengan apapun yang dilakukan orang lain pada motormu. Jangan takut untuk menanyakan ini dan itu ketika pemasangan alarm berlangsung. Dan jangan lupa untuk mencoba sistem alarm tersebut di tempat pemasangannya agar jika ada masalah dapat segera ditangani.

  1. Memasang Sendiri di Rumah

Nah, bagi kamu yang hobi bermain benda-benda elektronik, memasang alarm pada motor akan menjadi sebuah kegiatan yang menyenangkan sebab kamu bisa mengeksplorasi dan merakit komponen-komponen yang ada pada kemasan sembari mengasah keterampilan. Meskipun pemasangan alarm sebenarnya tergantung pada jenisnya, secara umum kamu akan memerlukan beberapa perlengkapan seperti AVOmeter, kabel, soket relay, relay, saklar, gunting, timah, solder, tang, lakban dan isolasi kabel.

Wah, ternyata banyak juga ya perlengkapan yang harus kamu siapkan. Dan untuk pemasangannya sendiri kamu bisa mengikuti skema modul alarm yang pasti dilampirkan pada kemasan alarm. Satu hal yang perlu diperhatikan adalah untuk alasan keamanan sebaiknya kamu melepaskan aki motor terlebih dahulu sebelum mulai memasang alarm agar tidak ada konektor atau sumber energi listrik yang bisa saja membahayakan kamu.

Tips Memasang Sistem Alarm pada Motor

Terlepas dari cara mana yang kamu suka untuk memasang alarm, baik diserahkan kepada ahlinya atau dipasang sendiri, hal yang terpenting adalah alarm terpasang dengan benar. Dan untuk memastikannya, sebenarnya kamu harus mulai melakukan pengecekan dari saat kamu membeli produk alarm tersebut.

Periksa apakah segel masih terpasang dengan sempurna dengan asumsi item yang masih tersegel pasti baru dan terjamin kualitasnya. Jangan lupa untuk selalu mengikuti panduan pemasangan dan juga pemakaian agar kendaraan terproteksi dengan maksimal.

Memasang alarm motor tidaklah sulit karena setidaknya ada dua cara yang sama-sama mudah dilakukan, tergantung dari kondisi yang kamu miliki. Kamu lebih suka cara yang mana?

Categories
Produk Pilihan

Kunci Pengaman Motor Buat Kendaraan Lebih Aman

Kata orang, kejahatan terjadi bukan hanya karena ada niat namun juga kesempatan. Artinya, kamu perlu cermat dan hati-hati dalam mengamankan barang apapun milikmu supaya orang yang berniat jahat tak punya kesempatan untuk mencurinya. Hal ini juga berlaku pada kendaraan bermotor dimana angka pencurian saat ini semakin merangkak naik. Daripada sibuk menyalahkan kanan-kiri karena sistem keamanan yang lemah dan sebagainya, alangkah bijaknya jika kamu mengambil langkah proaktif dengan memasang kunci pengaman motor baik untuk mengunci cakram maupun stang.

Dengan adanya gembok pengaman ini setidaknya pencuri tidak bisa dengan mudahnya memindahkan motor kesayanganmu. Tapi, bagaimana jika kamu tidak memasangnya dengan tepat? Bukan tidak mungkin lho, kunci gembok tersebut dibobol. Agar kejadian yang tak diinginkan ini bisa dihindari, ketahui cara memasang kunci pengaman motor dengan benar berikut:

  1. Selalu Periksa Kondisi Kunci Sebelum Dipasang

Maraknya aksi curanmor alias pencurian kendaraan bermotor membuat kamu menyadari bahwa penting sekali menambahkan pengaman pada motor. Akhirnya, kamu membeli gembok cakram dengan merek terbaik. Namun demikian, yang terbaik tidak selalu ada dalam kondisi baik terutama jika kamu membelinya di toko sembarangan. Oleh karena itu penting bagi kamu untuk memeriksa kondisi kunci pengaman sebelum memasangnya, apakah berkarat, macet, longgar, dan sebagainya. Pengecekan ini bertujuan untuk memastikan kunci dalam kondisi baik sehingga tak bisa dibobol maling.

  1. Kunci dengan Sempurna

Salah satu kesalahan umum dalam memasang kunci pengaman motor adalah melakukannya dengan tergesa-gesa sehingga terkadang gembok terpasang sekenanya. Misalnya saja pada gembok cakram dimana pemasangannya mengandalkan lubang-lubang di piringan cakram. Saat terburu-buru kamu merasa sudah memasang gembok padahal belum masuk ke dalam lubang cakram dan menguncinya sehingga tanpa kamu sadari kunci pengaman justru jatuh di sekitar motor.

Alhasil, kamu meninggalkn motor kesayangan dalam keadaan tanpa perlindungan. Ini menjadi sebuah contoh kecil bahwa keteledoran bisa berakibat fatal. Oleh karena itu pastikan kamu memasang kunci pengaman pada cakram ataupun stag dengan sempurna.

  1. Cek Kendaraan Setelah Kunci Terpasang

Ketika berbicara tentang keamanan kendaraan, ada baiknya kamu tidak cepat puas dalam artian jangan pernah lengah atau merasa semuanya sudah aman. Meskipun kenyataannya kamu sudah memasang gembok pengaman terbaik dengan sempurna pada cakram, stang dan juga rantai, sangat disarankan untuk mengecek kembali apakah gembok berfungsi dengan baik. Caranya adalah dengan mencoba memindahkan motor tersebut setelah kunci terpasang.

Jika kamu tak bisa memindahkannya, barulah kamu boleh bernafas lega dan yakin 100% bahwa kendaraan sudah terproteksi dengan maksimal. Ingat, jangan mengandalkan perasaan untuk masalah keamanan namun bukti nyata yang terlihat di depan mata.

  1. Simpan Kunci Gembok dengan Aman

Kunci pengaman yang sudah terpasang sempurna bukanlah akhir dari usaha mengamankan kendaraan pribadi. Hal lain yang perlu kamu perhatikan adalah dimana kunci gembok tersebut disimpan. Mungkin ini tidak berkaitan langsung dengan keamanan motor namun bayangkan saja dalam kondisi darurat, jika kamu tidak bisa menemukan kuncinya karena lupa dimana menyimpannya, bisa gawat.

Salah satu alternatif yang aman dan efektif adalah menyatukan kunci gembok dengan kunci motor dalam satu ring sehingga kemanapun kamu pergi dengan motormu, kunci gembok selalu aman bersamamu.

Mengamankan kendaraan pribadi sudah seharusnya dilakukan dengan benar dan teliti supaya pencuri tak bisa mendekati dan membawa pergi motor kesayanganmu. Selalu waspada dan cermat dalam memasang gembok pengaman motormu, ya.

Categories
Produk Pilihan

Stang Motor & Beberapa Fakta Menarik Yang Harus Diketahui

Berbicara tentang motor memang tak pernah ada habisnya apalagi jika kamu memiliki passion di bidang otomotif. Dan sebagai anak motor, kamu pasti paham dengan semua bagian motor berikut fungsi pentingnya yang saling berkaitan satu sama lain, misalnya saja stang motor. Stang bisa dianggap sebagai kunci haluan dan arah motormu karena bagian ini bekerja sebagai kemudi. Itulah sebabnya memodifikasi stang tak boleh dilakukan sembarangan.

Meskipun tak berhubungan dengan pengapian atau kinerja mesin, namun modifikasi stang yang sembrono bisa menyulitkan kamu untuk mengendalikan motor dan akhirnya membawa petaka yang tak diinginkan. Terlepas dari masalah pengoprekan alias modifikasi, stang motor memiliki beragam fakta menarik yang sayang untuk kamu lewatkan. Beberapa diantaranya adalah:

  1. Bentuk Stang Membawa Karakteristik yang Berbeda

Seringkali pengendara motor mengubah bentuk dan model stangnya dengan alasan penampilan. Ingin terlihat lebih garang, lebih sporty, lebih ramping dan sebagainya. Benar, model stang yang berbeda membawa tampilan yang berbeda pula. Tapi tahukah kamu bahwa setiap model ini membawa karakteristik dan fungsinya masing-masing? Misalnya saja untuk stang baplang yang banyak digunakan untuk motor motocross. Mengganti stang original-mu dengan model ini bukannya tanpa resiko.

Stang baplang punya kelebihan mudah dikendalikan terutama di medan terjal, namun demikian model ini menyulitkan kamu untuk bermanuver saat berada di jalanan kota yang padat. Sama halnya dengan stang jepit yang nampak gagah dan bergaya. Dibalik tampilannya yang mentereng ini, motor dengan stang jepit membuat kamu mudah lelah karena harus membungkuk. Nah, dengan mengetahui bahwa setiap model stang memiliki kelemahan dan kelebihannya, kamu akan lebih bijak dalam memodifikasi bagian ini.

  1. Stang Motor Mengarah ke Kanan Sulit Dibobol

Fakta menarik tentang stang yang kedua berhubungan dengan keamanan motor ketika diparkir. Semakin hari angka pencurian kendaraan bermotor alias curanmor semakin merangkak naik, dengan berbagai alasan. Dan salah satu bagian yang paling sering menjadi sasaran empuk pembobolan adalah stang motor. Begitu kunci stang berhasil dijebol, mudahlah pekerjaan pencuri untuk membawa motormu pergi. Jangan takut dulu, ada yang bisa kamu lakukan untuk mempersulit gerak pelaku yakni dengan mengunci stang motor mengarah ke kanan.

Alasannya adalah ketika stang menghadap ke kanan, lubang kunci akan berada tepat di bawah stang yang membuatnya terlindungi. Kunci T yang menjadi andalan pencuri dalam beraksi tak bisa bergerak bebas dalam posisi seperti ini sehingga tindakan kriminalnya tidak berjalan mulus, makan waktu lama dan tentu saja memberikan kesempatan bagi kamu untuk menggagalkannya.

  1. Modifikasi Stang Tidak Melanggar Peraturan

Seringkali modifikasi motor dilakukan sembarangan dan sesuka hati sehingga mengganggu pengguna jalan lain, misalnya saja dengan mengganti knalpot standar dengan versi brong yang berisik dan menimbulkan polusi suara. Tindakan ini bisa membuat kamu berurusan dengan Polantas, lho.  Kabar baiknya adalah ketika kamu mengganti atau mengoprek stang motormu, hal ini tidak membuat kamu berurusan dengan yang berwajib selama sesuai dengan rambu-rambu yang ditetapkan.

Meninggikan, memendekkan, atau modifikasi stang lainnya sah-sah saja dilakukan karena hal ini berhubungan dengan bagaimana kenyamanan kamu ketika mengendalikan arah motor yang secara umum tak mengganggu pengguna jalan ataupun ketertiban.

Fakta menarik seputar stang motor di atas diharapkan bisa memberikan informasi sekaligus membuka pikiran kamu tentang fungsi utama, modifikasi dan keamanan kendaraan yang kamu gunakan setiap hari ini. Jadilah pengguna motor yang baik, taat peraturan, dan juga berwawasan.

Categories
Produk Pilihan

Braket Motor & Cara Aman Pasang Sendiri

Braket motor merupakan salah satu aksesoris atau pelengkap motor yang saat ini tengah digemari oleh para pengguna motor. Selain untuk menambah tempat agar sedikit lebih longgar ketika berboncengan, braket ini juga mampu memberikan kesan gagah pada motor. Mungkin, kamu juga salah satu orang yang ingin memasang braket, namun tidak mengetahui bagaimana cara memasangnya. Nah, bagi kamu yang ingin tahu caranya, berikut langkah demi langkah pemasangan braket pada motor.

  1. Siapkan Semua Perlengkapan yang Dibutuhkan Untuk Memasang Braket Motor

Sebelum memulai untuk memasang braket, terdapat beberapa alat yang harus kamu siapkan. Alat yang dibutuhkan adalah beberapa jenis kunci agar proses pemasangan bisa berjalan dengan mudah dan cepat, baut, mur plus ring sesuai ukuran lubang yang dibutuhkan dalam pemasangan braket.

Tapi, alat yang tak kalah pentingnya disiapkan adalah top braket yang sudah berbentuk dan dilengkapi dengan plat besi pendek yang juga sudah dilubangi. Tujuan pelubangan pada tahap awal ini agar kamu tidak perlu ribet dan tinggal pasang.

  1. Pasang Top Braket Motor

Apabila semua alat dan bahan sudah disiapkan, maka artinya kamu sudah siap untuk masuk pada tahap pertama. Pasang top braket yang sudah kamu siapkan dan beri lubang ukuran 12 agar bisa dipasang pada motor dengan kekuatan yang ideal alias seimbang. Jangan sampai baut dan mur terlepas seketika karena kurang kuat dalam pemasangannya.

Top braket ini sebagai alas bagi kamu yang ingin menamba box atau hanya sekedar menambah tempat membonceng. Sebenarnya, terdapat banyak cara pemasangan aksesoris ini yang tergantung pada jenisnya. Tapi cara-cara pada penjelasan ini merupakan jenis braket paling umum dengan jenis yang sederhana.

  1. Pasang Plat Besi yang Berlubang

Selanjutnya, ketika top braket sudah terpasang dengan baik maka selanjutnya adalah pemasangan plat besi yang berlubang. Ukurannya tidak panjang, melainkan pendek dan sedikit melengkung. Lubang yang terdapat pada plat besi ini memang digunakan untuk memasang baut, mur dan ring.

Apabila plat besi yang pendek juga sudah terpasang, maka bisa langsung memasang plat besi yang panjang juga. Kamu bisa memasangnya pada bagian footstep boncengan. Jika kamu tidak menemukannya di motor, maka tanpa plat besi panjang pun tidak masalah. Jadi, yang penting adalah alas atau top braket dan plat pendek.

  1. Pasang Baut Braket Motor dengan Kuat

Hal yang paling penting dalam proses pemasangan ini adalah kekuatan dalam memasukkan baut. Jangan sampai ketika motor sedang nyaman dikendarai justru malah dibuat repot karena braket mendadak lepas. Hal ini bisa terjadi karena memang baut yang digunakan tidak dipasang dengan kuat. Terutama jika kamu ingin menggunakan braket ini sebagai alat box, maka sebisa mungkin plat besi yang panjang juga dapat digunakan. Dengan begitu kamu bisa menggunakan braket sebagai alas box yang kuat dan tidak mudah jatuh. Itulah fungsi dari berbagai macam ukuran kunci, agar kamu tidak bingung ketika memasang baut dari ukuran 10 hingga ukuran 14.

Apabila kamu sudah mengikuti semua tahap pemasangan braket motor dengan baik dan benar, maka kamu bisa memanfaatkannya. Biasanya, aksesoris tersebut memang murni hanya digunakan untuk menambah tempat duduk agar semakin  longgar atau dimanfaatkan untuk tatakan box. Jadi, adanya braket ini memang tidak hanya sekedar aksesoris semata, melainkan memiliki juga memiliki nilai fungsi.

Categories
Produk Pilihan

Box Motor Untuk Motor Tampil Lebih Gagah

Box adalah salah satu barang yang bisa kamu manfaatkan untuk banyak hal. Box juga bisa kamu gunakan di motor lho. Mungkin hal tersebut terdengar aneh, bagaimana bisa box dipasang di motor. Tetapi itulah faktanya, kini kamu bisa memasang box motor di motormu sebagai praktisi tambahan. Box ini ada yang terbuat dari plastik dan ada pula yang terbuat dari alumunium. Bagi sebagian orang mungkin fungsi box ini hanya digunakan untuk menyimpan barang-barang saja agar lebih praktis. Tetapi box ini ternyata mempunyai fungsi lain yang tidak banyak diketahui.

Box untuk motor bisa kamu manfaatkan untuk membuat tampilan motormu terlihat lebih gagah. Mengapa demikian? Box motor membuat ukuran motormu menjadi lebih besar karena adanya tambahan box di bagian belakangnya. Sehingga hal tersebut bisa membuat motor kamu menjadi lebih gahar. Cara untuk memasang box ini cukup mudah dan bisa kamu lakukan sendiri di rumah. Tips dari pemasangan ini adalah pilihlah box yang sesuai dengan ukuran motormu.

Cara Memasang Box Motor yang Mudah Dan Cepat

Menyimpan barang di motor saat ini bisa menjadi lebih mudah dan praktis. Cukup gunakan box motor sebagai solusinya. Box motor adalah praktisi yang bisa kamu jadikan solusi untuk mengatasi kerepotan ketika membawa barang dengan motor. Jika kamu berminat untuk menggunakan box ini kamu bisa memasangnya secara mandiri. Box ini bisa dipasang di bagian belakang atau samping untuk semua jenis motor tentunya. Pada penjelasan di bawah ini akan dijelaskan mengenai bagaimana cara untuk memasang box pada motor secara cepat dan mudah. Kamu bisa melakukan pemasangan ini di rumah.

  • Siapkan Peralatan

Ketika kamu ingin memasang box pada motor hal pertama yang harus kamu lakukan adalah menyiapkan peralatan yang diperlukan untuk memasang. Peralatan yang diperlukan untuk memasang box ini adalah bracket atau tatakan untuk box, baut, mur, kabel lampu rem, kunci L ukuran 5, kunci T ukuran 12, obeng  dan kunci ring pas ukuran 10.

  • Pilih Bracket

Salah satu keperluan yang harus kamu siapkan untuk memasang  box adalah braket. Braket ini berfungsi sebagai tatakan atau dasaran dari box ini agar bisa dipasang pada bagian belakang motor. Pilihlah braket yang memiliki kualitas bagus dengan memperhatikan tingkat presisi, lubang pegangan dan jarak dari jok. Pemilihan braket yang tepat akan membuatmu lebih mudah memasang box dan tidak perlu melakukan modifikasi lagi.

  • Pemasangan Box

Gunakan box yang memiliki ukuran yang sesuai dengan jenis dan ukuran motormu. Pertimbangkan pula bagaimana tingkat keseimbangan yang dimiliki oleh box tersebut. Setelah berhasil menemukan box yang sesuai untuk motormu saatnya kamu memasangnya. Pertama, lepaskan terlebih dahulu pegangan besi yang terletak pada bagian belakang jok dengan membuka jok. Kedua, pasang bracket yang telah kamu siapkan  di belakang jok lalu rekatkan dengan mur dan baut yang sebelumnya telah kamu lepaskan.

Ketiga, pasang box dengan memperhatikan tingkat kenyamanan bagi penumpang belakang dan pastikan kamu telah meysesuaikannya dengan baik. Keempat, setelah box terpasang dengan sesuai kamu bisa mengeraskan baut dan mur hingga benar-benar kencang dan pastikan tidak akan lepas atau goyang. Kelima, pasang semua penutup bautnya agar lebih rapi dan terlindungi dari karat.

  • Sambung Kabel Lampu Rem

Tahapan akhir dari pemasangan box adalah memasang sambungan kabel lampu rem belakang. Pada tahapan ini lebih baik kamu membawanya ke ahli karena tahap ini berhubungan dengan aliran listrik yang ada di dalam motor.

Pemasangan box yang dilakukan secara baik dan benar tentu akan membuat box terpasang dengan sempurna. Pemasangan yang baik juga akan membuat barang-barang yang kamu simpan di dalamnya lebih aman dan tidak perlu khawatir akan terjatuh. Setelah semua pemasangan selesai kamu bisa mencobanya dengan mengendarai motor untuk mengetahui tingkat keseimbangannya.

Categories
Produk Pilihan

Headlamp Motor yang Mudah Dipasang untuk Pemula

Memasang lampu dan headlamp motor mungkin terlihat sepele bagi beberapa orang. Akan tetapi, bagi pemula, memasang lampu dan rumahnya ini bukanlah persoalan yang sederhana. Ada beberapa hal yang perlu kamu tahu ketika memasangnya. Memasang lampu dan tempatnya ini tidak sulit kalau kamu tahu langkah yang benar. Berikut adalah beberapa langkah tepat memasang rumah lampu motor dan lampunya supaya tidak terjadi korslet.

  • Memosisikan Sepeda Motor dengan Benar

Ada kalanya lampu motor beserta wadahnya perlu diganti sekaligus. Terutama kalau rumah lampu tersebut terlihat lelehan karena lampu yang panas dan sudah terlalu lama. Untuk itu, kamu perlu menggantinya. Ketika menggantinya, langkah pertama yang sebenarnya terlihat sepele adalah membuat memosisikan sepeda motor dengan benar. Menempatkan dengan benar ini artinya memosisikan sepeda motor dengan menopangnya di bagian tengah dan bukan dengan topangan samping. Posisi tersebut tidak hanya lebih mudah untuk menggantinya tetapi juga meminimalisasi kesalahan ketika melepas dan memasangnya kembali.

  • Mempersiapkan Semua Peralatan

Sebelum mulai untuk mengganti lampu dan rumahnya. Jangan lupa untuk menyiapkan semua peralatan yang diperlukan. Beberapa benda yang penting untuk disiapkan adalah baut penguat, obeng plus, dan alat bongkar pasang lainnya. Pastikan saja membongkar atau memperbaiki headlamp dan rumahnya tersebut dalam satu waktu. Dengan demikian, kamu bisa tahu prosesnya dengan benar.

  • Membuka Baut Headlamp

Langkah berikutnya untuk memasang lampu dan rumahnya adala mulai membuka baut pada headlamp. Melepas baut yang merekatkan headlamp dengan kepala ini bisa dilakukan dengan berurutan mulai dari bagian paling atas yang dekat dengan lampu sein. Setelah itu, lepas bagian baut yang ada di bawah. Setelah terlepas sempurnanya, kamu bisa mulai untuk melepaskan headlamp.

  • Melepaskan secara Perlahan

Langkah berikutnya adalah mulai untuk menarik headlamp ke arah depan. Tarik secara perlahan dan jangan tergesa-gesa. Secara otomatis biasanya headlamp akan terbuka dan kamu bisa melanjutkan ke langkah berikutnya. Menarik perlahan ini untuk mencegah adanya kabel yang ikut tertarik secara tidak sengaja.

  • Melepaskan Bohlam dan Rumah Lampu

Setelah menarik secara perlahan, kamu bisa melepaskan rumah lampunya. Bagian rumah lampu ini bisa dilepas dengan melepaskan terlebih dahulu karet pelindungnya. Setelah itu, jangan lupa untuk melepas bohlam. Melepas bohlam ini tidak bisa asal karena bisa saja komponen yang lain rusak. Kamu bisa mengambil dengan mencabut konektor terlebih dahulu.

  • Memasang Bohlam dan Rumah Lampu yang Baru

Setelah bohlam dilepas, barulah kemudian kamu bisa menggantinya dengan bohlam baru yang tentunya berkualitas. Setelah itu, pasang bagian rumah lampu yang baru dan rekatkan kembali dengan karet pelindung. Ketika memasang bohlam, jangan lupa untuk mengunci dengan cara yang terbalik dengan langkah melepas bohlam lampu. Satu hal yang tidak boleh terlupa setelah selesai memasang karet pelindung, jangan lupa untuk memeriksa apakah lampu sudah bisa menyala atau belum. Kalau memang Sudah, berarti tidak ada masalah lagi. Kamu bisa memasukkan bagian headlamp dan menutupnya dengan baut.

Nah, itulah cara tepat memasang lampu dan juga headlamp motor. Ketika melepas atau pun memasangnya, jangan lupa untuk melakukan dengan perlahan karena lampu berkaitan dengan kelistrikan. Kalau ada kabel yang bermasalah, bisa saja malah bohlam tidak bisa menyala sama sekali. Jangan lupa juga untuk melakukan langkah di atas dengan tepat, ya.

Categories
Produk Pilihan

Baut Motor & Cara Memasang dan Mengencangkannya

Ban adalah bagian penting pada kendaraan bermotor yang penting. Tanpa roda, kendaraan tentu tidak bisa berjalan dengan normal. Untuk itu, kamu tentunya perlu untuk menjaga agar ban motor tetap normal. Salah satu bagian roda yang penting adalah bautnya. Baut motor ini adalah bagian yang sebenarnya sepele tetapi ketika mengalami masalah tentu kamu langsung merasakannya. Untuk itu, kamu tentunya perlu tahu cara melepas, memasang, hingga mengencangkannya. Untuk lebih lengkap mengenai langkah di atas, simak ulasan berikut ini, ya.

  • Cara Benar Melepas Baut

Meskipun terlihat sepele, ada cara tertentu untuk memasang, melepas, hingga mengencangkan baut pada roda ini. Baut ada kalanya perlu dilepas ketika sudah karatan atau memang perlu untuk diganti. Nah, ketika akan melepas baut, baik baut roda atau pun baut pada bagian lainnya, jangan lupa persiapkan kunci roda yang tepat. Kunci baut yang tepat adalah yang ukurannya sesuai dengan baut tersebut. Kamu perlu mencatat dengan baik karena kunci yang berbeda, meskipun hanya sedikit saja malah bisa membuat baut atau mur menjadi dol.

Jangan langsung dibuka dengan kunci, ya. Semprotkan dulu cairan penetran untuk meluruhkan karat yang melekat pada baut tersebut. Setelah itu, diamkan selama beberapa saat. Setelah didiamkan, cek apakah baut sudah bisa dibuka. Jangan dipaksa karena kalau karat belum luruh akan tetap sulit membukanya. Kalau pun karat memang banyak, bisa menambah cairan penetran lagi. Diamkan lagi dan buka baut tersebut dengan kunci baut yang sudah kamu siapkan sebelumnya.

  • Cara Tepat Memasang Baut

Setelah baut terlepas, tentunya kamu perlu menggantinya dengan baut yang baru. Bersihkan dulu bagian yang akan dipasang baut yang baru. Kemudian, putar baut roda hingga mendapatkan ulir yang benar. Agar kencangnya baut sama di seluruh bagian, sangat disarankan menggunakan kunci momen atau torque wrench. Kalau baut memiliki kekencangan yang sama, maka masa menggantinya juga nanti bisa bersamaan dan roda pun bisa lebih aman digunakan.

Setelah baut terpasang di ulir secara tepat, kencangkan semua baut dengan memakai kunci momen di atas. Untuk mengencangkan baut, lakukan secara menyilang supaya kekuatan kencangnya baut lebih merata. Cara mengencangkan dengan menyilang ini bahkan disarankan kalau kamu tidak memakai kunci momen. Baut yang kencangnya sama akan lebih mudah dilepas juga nantinya.

  • Cara Mengencangkan Baut Roda

Tidak hanya perlu dipasang, karena bentuknya yang melingkar, lama-kelamaan baut akan longgar. Untuk itu, kamu perlu mengencangkannya dengan rutin selama beberapa bulan sekali. Untuk mengencangkan baut roda ini tidak bisa sembarangan karena kamu tidak boleh mengencangkannya dengan berurutan. Daya ikat baut yang dikencangkan dengan urut tidak akan merata.

Untuk mengencangkan baut roda ini tidak perlu sampai diinjak, ya. Cukup dengan tangan dan tambahkan tekanan dengan banyak kira-kira 1/8 putaran dari kekencangan awal. Jadi, tidak perlu memaksa baut sampai menginjak bagian kuncinya. Cara mengencangkan baut roda ada beberapa jenis, bergantung pada jumlah baut pada ban tersebut. Yang pasti, kamu tetap perlu mengencangkannya dengan menyilang dan bukan berurutan.

Nah, itulah beberapa teknik untuk mengencangkan dan membuat baut motor bisa semakin tahan lama. Segera ganti baut motormu kalau memang sudah berkarat atau memang sudah aus. Meskipun terlihat sepele, hal itu tetaplah penting untuk diperhatikan, ya.

Categories
Produk Pilihan

Footstep Motor & Cara Mudah Memasangnya

Percaya nggak percaya, mengubah footstep motor bisa membuat motor kamu tampak lebih unik dan keren, lho. Bagi kamu yang ingin melakukan sedikit modifikasi motor agar terlihat beda dari lainnya, mengganti footstep standar bawaan pabrik bisa jadi pilihan yang terbaik. Nggak heran, jika banyak pengendara motor seringkali melakukan modifikasi pada komponen yang satu ini.

Digantinya footstep bawaan pabrik tak hanya melulu soal desain dan tampilan saja. Beberapa mengaku kurang nyaman jika menggunakan footstep motor yang terlalu sempit. Untuk mengatasi hal itu, membeli footstep yang baru bisa jadi pilihan kamu. Semakin lebar footstep motor yang dimiliki, akan terasa semakin nyaman digunakan. Khususnya bagi penumpang yang duduk di belakang motor. Bagi kamu yang juga berniat mengganti footstep dengan yang baru, simak cara memasangnya berikut.

  1. Cari Tahu Bahan Footstep Motor

Sebelum memutuskan memasang footstep, hal pertama yang perlu kamu perhatikan yakni kualitas dari footstep yang kamu beli. Akan sia-sia jika nyatanya kamu membeli footstep dengan kualitas yang abal-abal. Untuk mengatasinya, perhatikan bahan dari footstep pilihan kamu. Pastikan bahan footstep nggak licin sehingga aman saat dinaiki.

Footstep dengan bahan yang licin hanya akan membuat penumpang mudah terpeleset. Di sisi lain, cari tahu juga tingkat keempukan footstep. Footstep yang lebih empuk, tentu lebih nyaman, bukan? Meski terkesan sepele, langkah ini perlu kamu perhatikan dengan baik sebelum akhirnya memasang footstep yang baru.

  1. Persiapkan Alat Memasang

Jika sudah membeli footstep dengan kualitas yang terbukti aman, langkah selanjutnya yakni mempersiapkan alat-alat yang dibutuhkan dalam pemasangan. Diantara banyaknya alat otomotif yang ada, setidaknya kamu memiliki kunci L dan obeng plus. Jika tak punya, kamu bisa membeli kedua alat tersebut terlebih dahulu atau meminjamnya ke tetangga. Jika kamu memutuskan untuk membeli, hal itu tak akan sia-sia, karena kedua alat tersebut bisa kamu gunakan untuk berbagai macam hal, lho.

  1. Lepaskan Footstep yang Lama

Cara memasang footstep terbilang sangatlah mudah, pertama-tama kamu perlu terlebih dahulu melepas footstep yang lama. Tanpa melakukan tahapan yang satu ini, kamu nggak bisa memasangkan footstep yang baru. Kamu bisa memanfaatkan obeng untuk melepas footstep motor bawaan pabrik tersebut.

  1. Pasang Footstep yang Baru

Jika footstep lama sudah berhasil kamu lepaskan, kini saatnya kamu mulai memasang footstep yang baru. Disinilah kunci L dimanfaatkan untuk memasang footstep lama. Jika sudah terpasang, jangan lupa mengencangkannya agar nggak terjatuh, ya. Lupa mengencangkan footstep hanya akan membuat footstep mudah jatuh dan hilang di tengah jalan. Bukan nggak mungkin hal ini bisa membahayakan pengemudi yang lain.

Bagi kamu yang berniat mengganti footstep lama dengan yang baru, keempat cara yang telah disebutkan di atas bisa kamu terapkan. Peralatan yang perlu kamu persiapkan terbilang sedikit, sehingga nggak ada alasan untuk tak mencoba mengganti footstep, khususnya bagi kamu yang memang ingin sedikit melakukan modifikasi kecil pada motor.

Perihal footstepnya, komponen motor yang satu ini bisa kamu beli di bengkel atau toko otomotif di dekat rumah. Bagi kamu yang tak punya banyak waktu luang untuk membelinya secara langsung, footstep motor kini juga tersedia di e-commerce. Bahkan, tersedia beragam tipe, merk, ukuran, dan warna footstep motor yang bisa kamu beli. Selain bisa menghemat waktu, kamu juga bisa lebih menghemat bujet. Mengingat e-commerce seringkali hadir dengan aneka promo!